Reduce to Tears

Reduce to Tears

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 11, 2020
[On going] "Aku tak pernah membenci sebagaimana malam harus datang. Hanya saja, aku terlalu takut dengan gelap yang seolah selalu menjadi bayang-bayang dari segala hal keburukan." -Nesya Kalaila Kisah tentang seorang gadis bernama Nesya Kalaila yang memiliki sebuah trauma karena kejadian di masa kecilnya. Trauma yang membuat dirinya berubah sikap, bahkan membuat banyak orang tak menyukainya. Tentang Nesya yang selalu merasa takut akan gelap, tentang Nesya yang entah mengapa, takdir seolah selalu menjebaknya dalam masalah. Entah mungkin semesta ingin membuatnya kembali bermental kuat atau semesta ingin mempermainkan dirinya dalam ketakutan. Semua, hal-hal yang hanya dapat terlukiskan dalam kata "tentang" tanpa dapat dirangkai dan dijabarkan. Dan inilah kisah dari Nesya, seorang gadis dengan segala ketakutannya. Cover by : @Lj_graphic
All Rights Reserved
#211
masamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • KISAHKU (MILANESIA)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Maaf' (Revisi)
  • BarraKilla
  • Serpihan Luka
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • VIA-AMARA
  • KEPERGIAN SENJA
  • KERLIP BINTANG CINTA

> Nyxara Elaris Dusk bukan gadis biasa. Dia adalah sunyi yang tak pernah dimengerti, luka yang tak pernah diobati, dan tangisan yang tak pernah didengar. Di rumah, dia hanyalah bayangan-dipukul, diabaikan, disalahkan. Di sekolah, dia sasaran empuk ejekan dan kekerasan, dihina bahkan oleh mereka yang dulu menyebutnya sahabat. Tidak ada tempat untuk bernaung. Tidak ada pelukan. Tidak ada suara yang bertanya, "Apa kamu baik-baik saja?" Hidup baginya hanyalah serangkaian hari tanpa warna, tanpa harapan. Sampai pada suatu malam ketika dunia benar-benar membisu, dia berdiri di ujung batas hidupnya. Siap mengakhiri segalanya. Namun seseorang muncul. Seorang pria asing yang menyebut namanya... seolah mengenalnya lebih dalam daripada dirinya sendiri. Siapa dia? Dan mengapa Nyxara tidak bisa mengingatnya? Ini bukan kisah tentang keajaiban. Ini adalah kisah tentang luka, kehancuran, dan seseorang yang mungkin... belum sepenuhnya hancur. > "Nyxara tidak ingin mati. Dia hanya ingin rasa sakitnya berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines