Story cover for Broken home by annisa_anastasiah
Broken home
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 27, 2014
Lahir di keluarga yang berantakan emng agak menyakitkan. Ya aku lahir dri  bu yg merupkn wanita karir dan ayah yg merupakan pengusaha. Dari segi ekonomi seharusnya aku bisa hidup bahagia tapi untuk apa banyak uang kalau didalamnya gak ada yg namanya kasih sayang dan canda tawa. Aku sempat berfikir "mengapa mereka bisa menikah dan punya anak kalau pada akhirnya mrka saling menyakiti dan gak saling menghargai satu sama lain, bukankah org menikah sudah belajar bagaimana cara mencintai dengan tulus dan saling menghargai satu sama lain? Dan bukankah dalam membangun rumah tangga harus ada cinta didalamnya dan bsa saling percaya? Semua jawabanku terjwb aku tau itu semua karena ego mereka masing-masing. 
Dri kecil aku sdh dibiasakan mendengar dan melht hal-hal yg sebetulnya blm boleh aku lht, dri kecil aku srg bahkn stiap hari meliht mereka banting pintu dihadapan ku dan sling caci maki satu sama lain.sdh mnjdi makanan sehari-hari aku mlht mrka bertengkar tnpa ada ujung pangkal penyelesaiannya
All Rights Reserved
Sign up to add Broken home to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] by Fratkn
56 parts Complete
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____
You may also like
Slide 1 of 8
Halycon cover
Menjadi Pengganti cover
LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜 cover
Hai, Kak! (END) cover
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] cover
Rumah Dalam Kaca Giselle [ON GOING] cover
Merindukan senja   cover
Salah Target [Unpublish] cover

Halycon

26 parts Ongoing

Kayaknya, menikah itu ga harus deh... Buat apa gue nikah kalau ujung-ujungnya berantem, saling ejek-ejekan. Nyatuin dua kepala kan ga mudah! apalagi ketemu mertua yang kata orang-orang lebih serem daripada hantu. Aduuuuh, ga kebayang deh. Hidup udah susah ga usah di tambah ribet sama hal-hal begitu deh. Pemikiran bodoh yang beberapa tahun lalu terlintas di pikiran itu teringat lagi oleh Sasa. Ia hanya tersenyum mengingat betapa hidupnya terasa jungkir 180 derajat. Ia yang merasa tidak memiliki rumah tiba-tiba mendapatkan kebahagiaan yang tidak pernah dia bayangkan. Jungkir balik dunianya memberikan cerita hidup yang tidak akan bisa ia lupakan.