Moonlight | Rian Ardianto

Moonlight | Rian Ardianto

  • WpView
    reads 86,851
  • WpVote
    Stemmen 7,158
  • WpPart
    Delen 54
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd don, dec. 1, 2022
Dia, yang bahkan aku belum tahu namanya. Tapi hanya dengan senyumnya membuat dunia ku yang sedang gelap seketika terang. Seperti cahaya bulan ditengah malam. -Muhammad Rian Ardianto Cinta pandangan pertama? ah, ga mungkin. Cinta kan ada karena terbiasa, ga mungkin sekali ketemu langsung suka. Cinta kan butuh proses, ga seenaknya memprotes. -Azkia Danita Ansel Ini tentang takdir yang mempertemukan mereka, seolah pertanda bahwa mereka akan dipertemukan setiap paginya. 🌙🌙🌙 Tolong diperhatikan part-nya, karena terkadang urutan part berantakan.
(CC) Naamsvermelding-GelijkDelen
#1
pelatnas
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • my human diary || Rian Ardianto
  • 𝑬𝒌𝒔𝒕𝒓𝒐𝒗𝒆𝒓𝒕
  • Athlete [Rian Ardianto]
  • 𝒘𝒆𝒊𝒓𝒅𝒐𝒔
  • Taaruf | Rian Ardianto
  • Dia {Ginting}
  • Mind ; Rian Ardianto
  • Secret Love || Kevin Sanjaya (Cerita Tidak Dilanjutkan)

Rian Ardianto, atlit paling pendiam di pelatnas yang selalu siap mendengarkan cerita Marsha Kiara Putri, jurnalis bawel yang bekerja di pelatnas. "makasih selalu mau dengerin aku, my human diary"

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen