Pacaran Yuk?

Pacaran Yuk?

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
"KIRAAAAA" teriak Givan memenuhi koridor yang ramai karena sekarang adalah jam istirahat "APASI PANGGIL PANGGIL TERUS?" jawab Kirana sambil terus jalan meniggalkan Givan "AYO PACARAN" "GAMAUUU" "KENAPASI? GUA KAN GANTENG" "LO FAKBOI ANJIRRRRR" Andrito Givanka Dirgantara, seorang siswa SMA PURNAMA sekaligus anak dari pemilik yayasan yang dikenal dengan Playboy cap badak! Givan itu cewenya dimana mana , seminggu gak tembak cewe aja kayanya ada yang aneh. Sampai akhirnya seorang Gadis yang sering membantu Guru Matematikanya mengajar membuat Givan tertarik. Gadis yang cerewet dan sangat menyukai angka-angka, Kirana Aurora Pratama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Game Over: Bull's Eye
  • Our Years
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • CHEMISTRY DI ANTARA GITA
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • Elvina [COMPLETED]
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Say My Name

[2] TERBIT 📖 - Game Over adalah nama lain dari taruhan. Game Over sedang berlangsung, tetapi tidak ada yang tahu tentang Game Over bayangan. Riri dihadapkan oleh sesuatu yang tidak biasa, yang tidak disadarinya. Tentang permainan aneh bernama Game Over yang ada di SMA Tabula Rasa yang rumornya dijalankan oleh sebuah geng rahasia. Tiba-tiba saja, bukan hanya satu cowok yang mendekat, tetapi lima. Mereka mendekati Riri dengan tiba-tiba, aneh, dan ... unik. Namun, di antara mereka perhatian Riri hanya tertuju pada satu. * "Pacaran, yuk?" "Lo ... barusan itu apa?" Riri menunduk gelisah memainkan jemarinya. "Gue nembak lo." Balasan cowok itu semakin membuat Riri sulit mengeluarkan suara dan terus gelisah menyembunyikan wajahnya yang merona. "Kalau lo setuju, kita pacaran." "Kalau enggak?" "Nggak pacaran." Riri memberanikan diri mendongak. Senyum itu lagi beserta tatapan yang akan selalu terbayang di ingatan Riri. "Ma-mau, sih," balas Riri gugup. "Gue juga mau, sih," balas cowok itu sambil menunduk dan menepuk puncak kepala Riri berkali-kali. [] copyright©2020, by sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines