ALONE

ALONE

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 22, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Dari kecil hidup sendirian tanpa kasih sayang orang tua. tapi kemudian datang seseorang yang masih mau membantu hidupnya. Tapi harus sampai kapan hidupnya seperti ini? ia juga ingin orang tuanya menyayangi dia seperti anak lain yang di sayangi orang tua mereka. tidak sampai itu saja, bahkan dia pun harus menahan diri dari para pembully itu. Akankah dia bisa bertahan dari segala yang menyiksanya? atau dia menyerah dengan hidupnya? Penasaran? ikuti terus kisah Hara di 'ALONE' agar rasa penasaranmu terpenuhi. Jangan lupa tinggalkan vote dan juga comment ya :) Terima kasih :") NB : cerita asli dari pemikiran sendiri dan terinspirasi dari banyaknya kejadian seperti dalam cerita
All Rights Reserved
#682
pembullyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • I'M Fine
  • Thank You, Papa
  • PHILIA -Story Of Viera- ( END )
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Dear Nana
  • I'm Broken - Zee
  • Aluka (Proses Penerbitan)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines