Hinata selalu berlari untuk menyelamatkan hidupnya, kabur dari neraka satu ke neraka lainnya, hidup menyendiri sampai-sampai rasanya seperti sekarat. Banyak lelah yang hadir dalam hidupnya, melahap tubuh mungilnya hingga hampir tidak ada yang tersisa. "Aku mencarimu kemana-mana." Suatu ketika, ia kembali bertemu dengan teman lamanya, lelaki berambut raven dengan mata hitam pekat yang diam-diam ia rindukan. Hinata tidak bisa berkata apa-apa saat lelaki itu berdiri di depannya, menatapnya dengan sorot mata kecewa. "Kau mencariku?" "Tentu saja aku mencarimu." "Kenapa?" "Karena kau segalanya bagiku, Hinata."
Plus d’Infos