Kunci Hati

Kunci Hati

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 181
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
Kita seakan berada disebuah ruangan tertutup, Ada aku, kamu, dan orang-orang dari masa lalu yang terjebak didalamnya, Kita berusaha membebaskan diri. Kini hanya tinggal aku dan kamu, bersama kenangan orang-orang dari masa lalu yang terjebak didalamnya. "Ini", Dion menyodorkan sebuah kotak berisi kalung kepada Alina. "Ini buat siapa yon?", tanya Alina bingung. "Ya buat lo lah masa buat mang dadang", jawab Dion yang menyebut-nyebut mang dadang satpam dikampus mereka. Alina terdiam menatap Dion, lalu kembali bertanya "untuk apa lo ngasih ini ke gue?". "Lo pernah bilang, dulu orang yang pernah lo sayang ngasih kalung yang seharusnya buat lo malah dikasih orang lain, jadi gue kasih kalung kunci ini ke lo, kunci itu pertanda kalau lo udah buka hati gue" jawab Dion serius. Alina kembali terdiam menatap Dion, menebak arti ucapan Dion kepadanya, akhirnya Alina bertanya lagi, "maksud lo?" Dion menatap Alina dalam. "Lin, gue suka sama lo". Alina bingung harus menjawab apa, dia memang sudah merasa nyaman bersama Dion, namun dia juga masih belum bisa melupakan cinta pertamanya yang kini sudah berstatus mantan pacarnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya?, Apakah Alina akan memilih Dion atau memilih kembali pada masa lalunya? Baca kisah selanjutnya ya readers.
All Rights Reserved
#210
kunci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • DeaSea
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • ice bear kesayangan
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Pulchra Tempora
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • THE CLIMB [Completed]
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Remember Me As A Time of Day✅

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines