We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Fragmen Impresi

Fragmen Impresi

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Fragmen Imperesi adalah wadah dari kepingan ide yang ingin dikeluarkan. Beberapa tokoh akan tersambung dengan cerita yang sudah terpublikasi. . . . Cover by : Ain
All Rights Reserved
#56
struggle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zahra's Life
  • Daily Life
  • Life Full Of Question Marks
  • A Burst of Darkness [unrevised, old ver.]
  • My Sweet Troublemaker✔ [PROSES REVISI]
  • ARKARA, Kembalinya Sang Kesatria
  • Cerpenpedia
  • Luruh [ FINISH]
  • Another World [END]
  • Eira The Last Dhampir

[Completed] Update : Tiap Kamis Hidup Zahra langsung berubah saat Ibunya memberitahukan mengenai janjinya dulu pada sahabat dekatnya, perjodohan Zahra dan anak teman Ibunya, Adit akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Zahra memang mengetahui hal itu. Ibunya selalu mewanti-wanti Zahra untuk tidak menyukai atau mencintai sesorang di luar sana. Zahra sendiri tidak memepermasalahkannya, dia belum pernah jatuh cinta. Di tanya cinta itu apa? Zahra sendiri tak tahu. Namun semuanya berubah, saat pertemuan Zahra dan Adit dilakukan. Zahra tidak tahu cinta pada pandangan pertama itu ada atau tidak. Jika memang ada, mungkin saat pertama kali melihat Adit, Zahra sudah jatuh cinta. Pernikahan merela pun berlangsung, kehidupan keduanya normal-normal saja. Zahra dan Adit sama-sama berjuang untuk membuat istana secara bersama. Tetapi, baru saja istana milik mereka berdua dibangun, hal yang tak terduga malah menimpa bangunan istana mereka secara betubi-tubi dan tanpa henti. ..... Dia baik, mungkin saja dia butuh waktu menerima semuanya. Ini memang buru-buru, bahkan sangat. Hanya saja, mungkin aku yang terlalu terbawa. Satu hal yang tak pernah bisa terlepas dari pandangan atau pun pendengaranku terhadapnya, yaitu: untaian kata yang telah dia ucapkan dengan satu kali tarikan nafas dan nada yang tegas. -Zahra Aleysa Khoirunnisa- Aku tak pernah main-main dengan apa yang aku lakukan atau bicarakan. Waktu, itu yang kubutuhkan. Sabar, itu yang kuharapkan. Percaya, itu alasannya. -Raditya Permana- ☁☁☁ Jujur, saya sendiri banyak belajar lewat cerita ini. Bagaimana sebuah kejujuran dan kebohongan dalam kehidupan bisa menentukan hidup kita, akan ada di tahap yang lebih baik atau buruk. ☁☁☁ Awal : 3 Januari 2019 Akhir : 21 November 2019 © 2019 dysmh1428

More details
WpActionLinkContent Guidelines