Seputih Jingga

Seputih Jingga

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 5, 2020
Aku akan ceritakan padamu dua kisah manis, tragis nan magis. Pertama kisah yang melegenda selama dua abad, Ratu Odette yang dikutuk menjadi angsa hingga harus kehilangan pangeran dan dirinya sendiri. Kisahnya diangkat menjadi pementasan maha karya, Swan Lake. Kisah kedua menghadirkan sosok Ranun, seorang ballerina yang bermimpi ingin menjadi angsa dan bercita menjadi pemeran utama dalam pementasan Swan Lake. Sayangnya, kecelakan membuat dirinya kehilangan mimpinya dan ia masuk kedalam kehidupan rumah tangga atas dasar belas kasihan. Aslan, seorang MAWAPRES sekaligus asisten dosen yang sedang sibuk dengan kegiatan penelitiannya ternyata menjadi pelaku kecelakaan. . "Aku ingin menjadi angsa, aku ingin dicintai karena diriku, bukan karena rasa kasihan melihat ku lumpuh."
All Rights Reserved
#119
ballerina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SANA
  • RE:MEMBER (END)
  • Antagonist Princess [SUDAH TERBIT]
  • Be The Devil Prince [END]
  • Villainess Illusion
  • Empress Love
  • Poison Of Love
SANA

(A Seri SANA 1) Diculik oleh pria tampan, seksi dan pemarah? Alana Adijaya tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi korban penculikan. Ia selalu berpikir bahwa dirinya akan menjadi satu-satunya manusia yang aman, hanya pemeran utama lah yang akan tertindas, diculik dan dibully. Padahal dalam kata lain. "Kita akan menjadi pemeran utama dalam kehidupan kita sendiri." Namun hal yang paling tidak menduganya adalah ketika Alana menyadari jika sang penculik ternyata sangat tampan dan seksi? Kesan pertama gadis itu, ia merasa pria itu turun dari langit dan hanya diciptakan untuknya--agak berlebihan, memang. Satya Aditama, itulah nama si penculik yang berhasil memikat hati Alana saat pertama kali bertemu. Si penculik yang tak berekspresi, tak tertawa, tak bersedih, tak tersenyum, mungkin juga tak jatuh cinta. Warna favorit nya adalah hitam--sama dengan dunianya yang gelap itu. --- "Hey.. Kenapa kau menculikku?!" geram Alana pada pria itu, akan tetapi dia hanya menaikan kedua pundaknya seolah menjawab, "Tidak tahu..." "Terus apa motif mu?" "Ingin saja." "Si anjir..." Bagaimana kisahnya? HAPPY READING 🖤 A Story By Icha Amelia

More details
WpActionLinkContent Guidelines