Story saya di kelas 7e yang pada masanya paling buandel. Hm, kenapa kelas paling bandel yang dijadikan story? Ya, karna itu kelas, saya, lah! Yakali saya kelas 7e menulis cerita 9H? Ga ng0tak.
/abaikan.
Jadi saya Alwaties akan menorehkan satu persatu kata, frasa, dan kalimat dari STORY of π2E. Bisa bacanya, gak?
Ini cerita kelas or classlife yang 'mungkin' pasaran. Namun, maaf sekali, kami tidak terlalu tertarik dengan pasar. Why? Teman-teman saya anak 21 semuaaaa! Kebanyakan belanja daring, dong! Belanja daring? Rasanya kurang enak, sih (nulisnya). Eh, bukannya online = daring (?) Iya, kan? Kalau begitu saya tidak salah. (Ngajak debat? One by one aja!)
Perlu diketahui, saya seorang gadis (yang menggunakan bahasa) baku. Nah, hal itu tidak terlepas dari peran Walkes saya. Walkes pualing cuanteeeeeek! (Juga paling muda.)
Bagi kalian yang cermat, pasti sudah tahu (bukan makanan) Walkes saya mengajar mapel apa. Hanya yang cermat, loh, ya! Kalau yang ... asudahlah.
Silahkan Follow dulu sebelum membaca...
[Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita]
•
•
•
Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka.
Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini.
"Bayi?" batinnya bertanya-tanya.
Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi.....
Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu.
Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya.....
"PAPA!" ucap bayi itu.
•