NAURA
  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 18, 2020
Salken semua:) Di harapkan memfollow sebelum membaca ku hanyalan seorang anak biasa, yang tak mendapat gelar sebagai anak pejabat, atau pun ceo. Bahkan aku hidup dengan penuh kesederhanaan, dan aku hanyalan anak yang tak seberuntung teman teman ku. Dan di saat itu, aku harus terlibat masalah dengan seseorang yang penting untuk kehidupan keluarga ku. Dari situ lah kehidupan ku di mulai dengan penuk lika liku. 🍂ekhemm penasaran langsung ajah yuk mampir 🍂dan buat kalian yang baca, semoga suka dan bisa menghibur yah
All Rights Reserved
#348
naura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Family Line
  • Kisah yang Tertunda
  • Look At Me, My Husband (Hiatus)
  • Sewindu
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • An Older Sister
  • Bunga Sadewa (E-book Di Playstore/Playbook)
  • The flower ✅
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines