Senja Tanpa Cahaya

Senja Tanpa Cahaya

  • WpView
    Reads 1,183
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 28, 2021
Tidak semua cerita berakhir dengan bahagia sama halnya seperti cerita Arkan & Alya, yang harus berakhir dengan akhir penyesalan. Dari cerita ini kita bisa belaja bahwa pertanggungjawaban adalah sesuatu hal yang sangat penting, dan kita harus selalu ingat jika kita berani berbuat maka kita juga harus berani bertanggung jawab. Karna pada dasarnya penyesalan akan selalu datang di akhir, bukan di awal.
All Rights Reserved
#243
arkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Two side of the same coin
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Our Marriage
  • The Main Character (END)
  • Sebelum Kau Menghilang [END]
  • REGRET [END]
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • ALEXANDER [END]
  • Arkansa

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines