TAMARA (On Going)

TAMARA (On Going)

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 11, 2020
"Raa..." gumam Tama. "Jika matahari saja bisa menutupi Kekurangan rembulan dengan sinarnya di kala malam hari ,, kenapa kita nggak?"lanjut tama dengan terus menatap punggung zahra yang berjarak hampir dua meter.sementara yang ditanya dia hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun. Tama menghela nafas berat"Lo ngertikan Raa apa yang Gue maksud?" "Raa?" merasa tak ada jawaban tama akhirnya berbalik badan,saat ingin melangkahkan kakinya untuk pergi,tiba tiba... "Lo gak akan ngerti,,Rembulan yang lo maksud punya banyak kekurangan yang matahari aja nggak bisa menutupinya,,Gue yakin setelah tau kekurangan rembulan,matahari akan pergi..."ungkap gue dengan kepala menunduk.sumpah hati gue sakit,se sakit sakitnya,mata gue udah panas gak tahan pliss... "Dari pada nangis depan tama malu maluin mending gue pergi aja "batin zahra 1......2.....Larrrrrrri "RA....SEBANYAK APAPUN KEKURANGAN REMBULAN,MATAHARI NGGAK AKAN PERNAH NYERAH MENYINARI REMBULAN SAMPE DUNIA ANCURR"teriak tama dengan lantang.
All Rights Reserved
#58
tamara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • ALONE
  • Birulova
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • DO YOU LOVE ME?
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Zenna Story
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Sergio | Haechan

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines