I'm Yours

I'm Yours

  • WpView
    Reads 6,702
  • WpVote
    Votes 1,112
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[Follow sebelum membaca:)] Update satu abad sekali:) /tertawa ngakak... Tinggalkan jejak... #Sequl My Love Your Love# "Pilihanmu Hanya Dua, Pulanglah Kepadaku Atau Pulang Ke Rahmatullah." Chici Erer Ini tentang Abi, si bocah nakalnya daddy All. Anak kesayangan Ressi tentunya. Juga ketiga sahabat Abi, Chiko, Erick, dan Ramon. Kisah bocah pentolan kompleks, bagaimana kehidupan mereka? Kuy langsung baca:).... ***** Abi memasuki rumah dengan menenteng dua es krim ditangannya. Ia membeli es krim yang lewat depan rumah tapi tak bayar. Sang penjula es krim datang kerumah All menagih uang es krimnya. Abi bilang "Abi udah bayar kok tadi. " ujarnya meyakinkan daddynya itu yang nampak kesal. "Tapi tadi kamu bayarnya pakai uang palsu! " kesal si tukang es krim. Ia memberikan uang palsu itu pada All. "Itu asli kok, daddy yang kasih. " Ujar Abi seraya menjilat es krimnya. Akhirnya, All Pun membayar es krim yang abi beli. "Makanya, dadd, kalau Abi minta uang, kasih yang asli dong, jangan yang palsu, kan abi gak bisa beli es krim kalo gitu. " Dasar anak dakjal!!!.... Cover by Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • Still With You
  • Be My Medicine [REVISI]
  • Kisah kita indah tapi singkat
  • Arsyilazka
  • Rumah Penuh Cerita

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines