Father Vs Son

Father Vs Son

  • WpView
    Odsłon 392
  • WpVote
    Głosy 30
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadZakończone pon., sie 26, 2024
Ini tentang kehidupan rumah tangga yang jauh dari kata damai selalu saja ada percekcokan antara ayah dan anak. Si anak yang selalu ingin menang. Dan si papa yang selalu ternistakan oleh kelakuan para anak nya. -gak pandai buat summary!- Jika ingin tahu kelanjutan nya lebih jauh silahkan baca secara langsung😁 @libra_kim97🌻
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#112
harmonis
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Aksara Lingga
  • ALEENA'S LIFE
  • Please. Forgive Me
  • 𝐀 𝐌𝐈𝐒𝐓𝐀𝐊𝐄𝐒 𝐖𝐄𝐃𝐃𝐈𝐍𝐆 [ 𝓬𝓸𝓶𝓹𝓵𝓲𝓬𝓪𝓽𝓮𝓭 ] REVISI On Going!
  • AMNESIAL (END)
  • Adrian & Ayla
  • Sahabat Terbaik
  • Rumah Penuh Cerita
  • Keluarga Kecil
  • ghostly heartbeat [END]

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści