senja di ujung barat

senja di ujung barat

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
ketika cinta pada sebalok es yang di kalahkan dengan senyum sehangat mentari senja . . senyuaman mengembang di saat segala kekacauan yang telah terjadi, dan di dapatinya seorang yang tengah terlelap disofa tengah merajut mimpi. Namun segalanya berubah di saat terlintas dalam ingatannya sebuah keluarga tanpa cinta mengorbankan nyawa orang yang paling di cintainya. Di sibaknya selimut yang menutupi seluruh tubuhnya untuk mendekat ke arah seorang yang mulai mengulat merenggangkan sekujur tubuhnya yang dirasa kaku. Sesampainya di samping sofa mulai di dekatkannya wajahnya ke arah telinga sambil membisikkan lantunan ucapan kasih nya dari dalam hari. "Trimakasih untuk segalanya, ternyata nyali mu begitu besar hingga bertahan hingga detik ini untuk selalu di samping ku" ucapnya sambil memamerkan deretan gigi putih yang rapi. . . . . maaf jika ada kesalahan, ini karya pertama saya 😇
All Rights Reserved
#948
arga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • ALVIN (On Going)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Endless love story: { by: lianahputridewi } -ON GOING!
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • RAESHA (Revisi)
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines