Merried With Mr.Hazel #hiat

Merried With Mr.Hazel #hiat

  • WpView
    Reads 1,774
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 10, 2020
"Kan saya udah bilang menolak perintah bos dosa loh,lagian saya mau nya yang disana". Mina menghela nafas pasrah "Yaudah bapak mau jus apa?". "Jus apel tapi di campur sama mangga,jus nya harus kental karena saya gak suka yang cair,susunya juga banyakin bilang sama yang jualannya jangan pelit-pelit nanti pelanggan nya pada kabur,gula nya juga harus gula murni jangan pemanis buatan saya gak bisa kalau makanan atau minuman apapun di campur dengan pemanis buatan, bisa-bisa kepala saya pusing". Mina memperhatikan setiap ucapan mr.hazel dengan seksama. "Sekarang kamu boleh pergi". "Uang nya pak?". "Kamu sama bos sendiri perhitungan ya! Saya gajih kamu lebih banyak dari pada uang jus yang harganya cuman sepuluh ribu".
All Rights Reserved
#92
dio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I
  • Possessive Ex-Boyfriend ✓ (PREVIEW)
  • BAD BOY VS CEWEK TOMBOY
  •   Annoying Secketary [ Sudah Terbit ]
  • Possessive Chef In Denial ✓ | (PREVIEW)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • | Blind To Test You • Minsung | [END]
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)

✨SEQUEL LOVE AND REVENGE✨ INI VERSI 1 ✨ "Semuanya sudah selesai, apa yang kau harapkan lagi? Lebih baik kau pergi jauh dari hidupku!" Kata seorang gadis yang tengah menatap kesal pria didepannya. "Aku tau semuanya sudah selesai, aku hanya ingin memastikan jika kau bahagia atau tidak." Pria itu menatap dengan seksama wajah gadis tadi. "Bahagia atau tidak? Apa urusanmu? Kau tidak punya hak atas kehidupanku!" Bentak gadis itu dengan kasar. "Jelas itu urusanku, sebelum kau bahagia. Aku tidak akan pergi dari kehidupanmu." Mendengar ucapan itu membuat sang gadis ingin memaki-maki pria itu. "Aku sudah bahagia, jadi kau bisa pergi dari kehidupanku sekarang!" Suara gadis itu naik satu oktaf. "Really?" "Yeah, aku tidak membutuhkanmu lagi! Jadi Please go away!" Gadis itu tersenyum miring, setelah itu ia melangkahkan kakinya pergi meninggalkan pria tadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines