Story cover for Shila by shifaaanurr
Shila
  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Sep 06, 2020
Seorang gadis yang tumbuh dan hidup ditemani oleh berbagai masalah dan luka.Sehingga ia tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang kuat dan tangguh,hinaan dan cacian ia terima setiap harinya namun ia tidak memperdulikannya.
Dijauhi dan dikucilkan itu adalah hidupnya hanya sebuah pena dan buku diary yang menemani hari-harinya.
Ia tidak pernah mempercayai siapapun,ia hanya percaya pada Tuhan.
Ia tidak mempercayai apa itu cinta,karena baginya cinta hanya akan memperumit dan menambah beban hidupnya.

Hingga suatu hari datang seseorang yang mau berteman dan memberi rasa yang berbeda,saat ia sudah memberikan kepercayaannya namun saat itu juga kepercayaannya dimainkan.

"memang garis takdir semesta membuat siapapun tunduk dan jatuh pada kuasanya namun tidaklah bisa jika aku menginginkan satu hari saja hidup dengan apa itu yang namakan kebahagiaan"-salsa

"lo cuma manusia lugu yang dengan mudahnya nerima orang brengsek kaya gue,sayangnya lo gak sadar kalo selama ini takdir semesta emang gak ngizinin lo bahagia"- arsel
All Rights Reserved
Table of contents

1 parte

Sign up to add Shila to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Argasha [ON GOING] cover
Love? cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Karena Takdir [Tamat] cover
Elegi Rasa : Pergi cover
Bad Boy And Bad Girl In Love cover
Cewek Judes VS Cowok Kepedean (Complete) cover
Teka Teki Takdir cover
MOIRA cover
You cover

Argasha [ON GOING]

16 mga parte Kumpleto

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .