About Us
  • WpView
    Reads 305
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 6, 2024
"Din lo kenapa? Tanya ridho yang melihat sahabat nya adinda terus menunjukan wajah kesal. "Dinda plis jawab gue!"ucap ridho lagi karena dinda terus terdiam. "Adind--" "Gue kesal sama lo rid! Lo nolak gue, tapi lo menerima cinta Dania"potong adinda dengan menatap ridho tak suka. Ridho memegang kedua pundak adinda. "Meski dania pacar gue sekarang. Tetap lo yang gue priorotaskan. Sahabat gue, sahabat segalanya di banding seorang kekasih" '' gue ga mau lo anggap sahabat. Gue cinta sama Lo ridho" Ridho tersenyum. "Din,kita akan sama sama meski Lo ga jadi pacar gue"ucap ridho. "Urus pacar mu,bagaimana pun juga harus dia yg jadi prioritas lo.maaf gue terlalu memaksa,gue butuh waktu sendiri plis Lo pergi di rumah gue."
All Rights Reserved
#14
adinda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • Inside You
  • DEAR MR.COLD
  • dimana janji tersebut
  • Need Someone💔
  • ALFIAN BAGASKARA
  • -NOW OR NEVER-
  • Pertemuan Terakhir
  • LO$ER = LO♥️ER
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines