Story cover for MOODYAN. by _meilaniptr
MOODYAN.
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 07, 2020
Aku tak tau apa yang lebih sakit dari mencintai dalam diam atau menangis tanpa suara.

-Davidya Farah Gayatri



Bingung, satu kata yang menggambarkan suasana hatiku pada saat itu. Aku bingung haruskah aku menyatakan?atau hanya memendam? 

-Arsa Byakta Danadyaksa
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add MOODYAN. to your library and receive updates
or
#19moodyan
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Bianglala by drawandira75
31 parts Complete
Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄
You may also like
Slide 1 of 10
Bad Wedding [Complete ✓] Tahap Revisi cover
Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going) cover
Give Me Your HUG(END)✅ cover
Eliinaa cover
After My Prayed cover
LOVE IS YOU (Tahap Revisi) cover
Bianglala cover
SMP (sudah Mencintai Pergi) cover
From The Eyes cover
SECRET ADMIRER || Lee Jeno cover

Bad Wedding [Complete ✓] Tahap Revisi

36 parts Complete

"Aku ... hamil," lirihku. Aku menunduk, tak berani untuk menatap matanya yang memandangku dengan tajam dan menusuk. Hening. Rasanya, suasana di ruang makan kini terasa semakin mencekam. Aku memberanikan diri untuk mendongak menatapnya secara perlahan. Tatapan kami bertemu beberapa detik. Matanya memancarkan raut ketidak percayaan sekaligus sedikit rasa senang. Lalu didetik kemudian, dirinya mengubah tatapannya, lalu menatapku dengan sengit. "Apa katamu?" "Aku ... Hamil Mas Faisal, anak kamu," jawabku dengan nada pelan, aku masih menatapnya dengan tatapan sendu. Dia mengalihkan pandangannya sesaat, mengacak-acak rambutnya secara gusar, kemudian ia tertawa. "Apa katamu? Kau hamil? Hamil anakku? Cih. kau pikir aku percaya? Tidak!" **** Nadira Andriyani Wijaya, wanita cantik dengan rasa sabar dan keteguhan hatinya, harus dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan pria pilihan mereka. Bahkan Dira saja tidak mengenali siapa pria itu. Namun, demi kebahagiaan kedua orang tuanya, ia akan menerima dan menjalani hari-harinya sebagai seorang istri. Ia harus jatuh bangun dan menangis setiap hari karena pernikahan yang tidak pernah terbayangkan oleh dirinya. Apakah kehidupan dira akan bahagia? Atau malah sebaliknya? #peringkat 1 perjodohan (01-08-2020)