I'm Fine

I'm Fine

  • WpView
    LECTURES 54
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., sept. 22, 2020
"haiii buruk rupaaa" itu lah panggilan sayang mereka terhadap ku. si gadis Buruk rupa') menurutku, aku sempurna, aku cantik, begitupun menurut mereka. Dahulu orang-orang terdekatku menyayangiku, mereka selalu memuji apapun yang aku lakukan, selalu puas dengan hasil kerja keras ku. aku selalu mendapatkan apapun yang aku mau. bahkan siapapun yang ingin aku miliki, dengan mudah aku bisa memilikinya seutuhnya. tapi tidak, setelah semua kesempurnaan fisik ku direnggut oleh kakak ku sendiri. semua kebahagiaan sirna begitu saja. tatapan memuji dari mereka kini berubah menjadi tatapan menjijikan untukku. "i'm fine. i hope all will be well again" "i'm fine. i love myself. and sorry, i hate the day , and i hate them."
Tous Droits Réservés
#421
perubahan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Perihal Sandwich(End)
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Leva [Finished]
  • Raina Story
  • I'm Jen
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Perfect Queen
  • (N)ever Be Real [END]
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu