Vocalis Hadroh Pencuri Hati ku

Vocalis Hadroh Pencuri Hati ku

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Berawal dari acara Majlisan, yang kemudian tanpa Di sadari.Hati Seorang gadis itu mengagumi Salah satu voc Hadroh saat acara tersebut. Namun gadis Tersebut hanya mampu menyebut namanya dalam Setiap Doa di sepertiga malam nya dan berharap agar laki laki itu menjadi pendamping hidupnya kelak dalam sebuah ikatan Yang suci yakni sebuah Pernikahan Jika engkau mencintai Dalam Diam maka kau Harus Rela menahan segala perasaan entah suka duka bahkan sakit hati itu Sendiri Seperti gadis tersebut yang hanya bisa menangis dalam diam jika Perasaan nya hancur ketika melihat laki laki yang di kagumi nya bersama wanita lain,Dia Selalu menahan sakit hati nya sendiri kala melihat laki laki nya itu bersama wanita lain. Dia hampir menyerah untuk berhenti mengaguminya akan Tetapi,,,saat satu langkah lagi untuk melupakan nya Tuhan mengabulkan Semua Doa Doa nya untuk di sandingkan dengan orang yang di kaguminya yang membuatnya bingung akan semua ini
All Rights Reserved
#2
vocalis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUKAN PILIHAN KU
  • couple till jannah
  • Terjadi Sesuatu Padaku
  • ALUNA
  • BAYANGAN HARAPAN [END]
  • Tak Seindah Lagu Cinta
  • Langit dan Kenangannya
  • Para Pemilik Nama

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines