Secarik Puisi untuk Hati

Secarik Puisi untuk Hati

  • WpView
    Membaca 6
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 9, 2020
Tentang rangkaian kata Yang tertuang dengan rangkap Namun tetap mampu tertangkap Meski tak mungkin menetap Ini semua hanya karangan semata Yang kiranya ku tuliskan sungguh dengan rasa Tak perlu kau tau seberapa sulit teka-teki ku Kau hanya perlu rasa ini puisi ku Untuk kau rasakan, Bilakah kau merasakan? Bolehkah langsung kau ucapkan? Kirimkan aku secarik pesan:)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#92
kita
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Sasmita Nivriti
  • Perihku Ditinggalkan
  • Almost.
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Diksi Dalam Sepi
  • PROSA

Bagaimana cara sederhana kita bertemu? Bagaimana cara semesta membuat kita bersatu? Bagaimana cara aku memandangmu setelah itu? Bagaimana cara kau buat aku menjatuhkan hati padamu? Bagaimana cara kita saling terjebak dalam rindu? Bagaimana cara kita akan dihadapkan pada pilu? Bagaimana cara menjaga patah hati terperangkap dalam bisu? Maaf jika tulisanku ini jauh dari kata sempurna. Karena semua yang tertulis di sini hanya berasal dari jari. Masih banyak kata yang tidak bisa tertuang karena oleh hati dibatasi. Maaf jika terlalu banyak bertele-tele, karena bagiku terus terang bukanlah hal yang sepele. Setelah apapun yang terjadi inilah kesimpulan yang meski itu menyakitkan namun sama sekali tak dapat ku pungkiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan