The Affair ended Beautifull (End)

The Affair ended Beautifull (End)

  • WpView
    Membaca 332,815
  • WpVote
    Vote 3,140
  • WpPart
    Bab 30
WpMetadataReadDewasaLengkap Jum, Sep 18, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Warning 21+ Biarkan cerita ini menjadi saksi bahwa seseorang yang tersakiti pasti ada obat penyembuh nya bak badai yang datang di hubungan sakral pernikahan kenapa badai perselingkuhan harus meluluh lantah hancur nya sebuah hubungan. " Kenapa harus adik ku, yang harus menyakiti ku kenapa bukan orang lain saja ". ratapan seorang istri yang melihat adik nya sendiri yang merebut suami nya. Namun ia harus bertahan demi hubungan sakral yang telah ia janji kan di hadapan tuhan. Sampai menemukan orang baru yang membuat nya tersenyum kembali. Tapi ini cara ku agar suami ku bisa mempunyai keturunan. cerita ini ku bersembahan kepada engakau wanita yang pernah tersakiti. !! #nulissendiribacasendiri
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SOLITUDES
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • REGATHAN [END]
  • jangan sakiti aku
  • Gairah... Istri Pertama
  • Rindu
  • My Baby Boy [TAMAT]
  • Cinta Untuk INDAH
  • Rumah Sepasang Luka ✓
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan