Dia, Anna
  • WpView
    LECTURES 74
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Anna, wanita yang tak dapat berbicara lewat suara namun bisa mengeluarkan semuanya lewat hati dan mata. Seorang wanita yang menjadi saksi bisu atas semua yang telah menimpaku, seorang wanita yang telah mengajarkanku apa itu sebuah perjuangan, dan seorang wanita yang telah mengajarkanku arti dari sebuah senyuman. Ya, Dia Anna. Wanita istimewa yang lahir dengan kekurangan tanpa mengurangi kelebihan. Dan aku hanyalah pencinta aksara, pria tak berdaya yang tidak bisa menjaganya. Aku mencintainya hingga akhirnya Anna menutup matanya sebelum waktunya, hanya karena diriku.
Tous Droits Réservés
#546
teman
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Amour (COMPLETE)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Mysterious Girl
  • DETECTIVE HUSBAND
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • CLOSER
  • Antara Mencintai dan Dicintai
  • Abarasha [End]
  • DAVARA

Ana hanyalah gadis lemah yang penuh rasa tertekan akibat keluarganya sendiri. Hidupnya terbelenggu penderitaan yang berasal dari kesalahan yang tak pantas disebut kesalahan. Ayahnya bilang dia hanya sosok pembawa sial. Ya, ia menerimanya. Terlanjur menyalahkan diri akibat kepergian orang yang dicintai membuat Ana terbiasa menjadi pihak yang selalu disalahkan. Sampai Sadewa datang. Pemuda yang ia obati luka diwajahnya saat tak sengaja bertemu halte. Kejadian di mana ia nyaris lupa, jika Sadewa tak mengingatkannya sendiri. Semua mulai berubah, Ana kira keberadaan sahabat-sahabatnya lebih dari cukup sebagai obat pelipur lara, tapi di saat Sadewa menawarkan sebuah rasa yang begitu indah bernama cinta padanya, untuk pertama kalinya Ana ingin mengubah takdirnya sebagai pihak yang selalu disalahkan. "Lepaskan Sadewa untuk saudarimu, Valda" "Na, janji jangan pernah tinggalin aku ya?" Ana dipaksa memilih. Bagaimana ia bisa, jika kedua pilihan yang disodorkan sama menghancurkannya? ------------ Masih pemula, Bisa follow dulu lah sebelum baca🤣👌💜

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu