Story cover for MEILANDRA by zyntra
MEILANDRA
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published Sep 08, 2020
[Cerita asli dari khayalan author,dilarang untuk di copy]

Meilan Callista, cewek yang dikenal friendly, pintar, dan selalu terlihat tidak ada masalah dalam hidupnya, kini kedatangan seorang Anandra yang tak sengaja hadir dalam hidupnya, yang berhasil mengetahui kehidupan Meilan yang jauh dari kata baik, dan kehadiran Anandralah yang membuat hidup Meilan hancur seperti dahulu. 

Akankah cinta yang hadir dari dua insan itu akan bersatu, atau kah akan terhalang oleh latarbelakang keluarga dari masing-masing?
All Rights Reserved
Sign up to add MEILANDRA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
He Wrote My Name Wrong cover
Mencari Cinta Sejati (END) cover
Gula - Gula cover
HARQEEL cover
Rebel's cover
IS IT LOVE?  [On Going] cover
GRIZLEN {On Going} cover
Volume Cinta cover
From Rivals To Lover  cover
Belenggu Bayang Niskala cover

He Wrote My Name Wrong

22 parts Ongoing

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.