ALES
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Sep 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ales tersenyum tipis. "Sini," dengan satu tarikkan tubuh mungil Shea sudah berada diatas pangkuan Ales. Tubuh Shea seketika menegang. Suara helaan nafas terdengar. Membuat Shea menonggak dan menatap ukiran rahang Ales yang sangat sempurna. "Tidur," suara serak yang terdengar seperti perintah itu membuat Shea meremang. Suaranya seperti hipnotis baginya. "A-aku bisa tidur dikursi kok, Kak." Ujar Shea terbata. Gadis itu berkata dengan takut. Takut-takut Ales akan marah nantinya. Wajah Ales berubah datar. "Peluk," perintah dari Ales yang kedua kalinya seperti tidak terbantahkan. Shea memejamkan matanya lalu memeluk tubuh besar Ales, dan menaruh kepalanya di dada bidang pria itu. "Menurut Shea, gue suka perempuan penurut." **** Seorang gadis yang diculik oleh seorang mafia karena tidak sengaja mengikutinya akibat rasa penasaran. Pada akhirnya ia tertangkap, dan menyesal telah mengikuti mafia itu diam-diam. Dalam hatinya, ia berdoa semoga saja ada yang mencari keberadaannya. Tapi itu mustahil. Karena ia di bawa ke indonesia, di mana jauh dari negara tempat ia dibesarkan. London. [JANGAN LUPA DUKUNGANNYA.]
All Rights Reserved
#38
mariposa
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Friendship In Love
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • ALATAS
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Trasmigrasi Queenzee

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman