Sepeda Mini

Sepeda Mini

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
Kipli berada pada dilema ketika teman-teman sepermainannya merupakan tukang bully, dan teman dekatnya adalah korban bully. Dia berada di dua lingkaran kontra sekaligus. Hal ini membuatnya sulit memilih untuk condong kemana. Masalah percintaan masa remaja yang rumit juga meliputi benak Kipli. Meme yang menjadi teman dekatnya itu ternyata sudah menaruh hati kepada Kipli sejak sekolah dasar. Beranjak dewasa Kipli yang 'bodo amat' terhadap lingkungan juga dibingungkan dengan pilihan jati dirinya. Mbudi yang menjadi teman sepermainannya selalu tidak setuju dengan hubungannya dengan Meme. Hal ini karena Mbudi tidak ingin Kipli temannya itu terlihat sebagai anak 'cupu' yang layak di-bully. Lalu bagaimana Kipli menyelesaikan masalahnya? Mari kita cari tau.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengatasi
  • Meet And Backstreet
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • ARES KIRANA
  • terlambat pulang
  • Bucin Ala Al [END]
  • Teacher Pet's : Brothership
  • So Long, High School
  • Secretly Looking at You (END)
Mengatasi

Seperti biasa, Abi selalu mengawali paginya dengan ceria. Gadis itu melangkah sedikit melompat membuka satu per satu gorden yang ada dirumahnya. Sifatnya yang seperti itu membuat orang lain pasti berpikir bahwa dia anak yang ceria yang memiliki keluarga yang harmonis dan hangat, kehidupannya sangat enak dan sebagainya. Tapi mereka tahu apa, Abi melakukan itu semua hanya untuk menyamarkan perasaannya yang asli. Abi melepas kedua sepatunya dan menaruhnya di tempat yang semestinya. Masih dengan seragam lengkap, Abi menaiki tangga menuju kamar mamanya. Suster yang sedang menurus mamanya menyapa Abi, gadis itu mengenal sang suster dengan baik. Suster itu sudah merawat Mama Abi dari awal beliau sakit. Abi sekarang tidak memiliki siapapun untuk bercerita, dia hanya punya dirinya sendiri dan terus memendam rasa sakit itu dihatinya. Tuhan sudah mengambil dua orang yang disayanginya dan sekarang Dia membuat wanita yang paling Abi cintai terbaring lemas diatas kasur dengan penyakit itu. Pertanyaan itu muncul, apa yang Abi perbuat sehingga Tuhan menghukumnya sebegitu keras.

More details
WpActionLinkContent Guidelines