Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Unspoken

Unspoken

  • WpView
    Membaca 3,069
  • WpVote
    Vote 279
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mei 11, 2022
WpInfo
Fiksi Penggemar
EXO
Tentang yang tak terucapkan, dan kemudian tergantikan Tentang yang terbangun untuk satu tuju, namun tak sampai pada yang dituju Tentang yang berpisah, namun masih saling mencari, dengan perasaan yang berbeda. --- Sena dan Karina sudah menjalin hubungan lebih dari lima tahun, keduanya saling mencintai, atau seperti itu yang mereka yakini, sampai pada akhirnya apa yang mereka yakini perlahan sirna berganti dengan tanda tanya besar dalam kepala, mempertanyakan arah dan tujuan mereka yang perlahan mulai kabur. "Gimana kalau kita adalah orang yang tepat, namun bertemu di waktu yang nggak tepat?" Kata sang perempuan. "Aku percaya sama kamu, kalau gitu kita harus ketemu lagi di waktu yang tepat." Jawab sang laki-laki. "Aku harap begitu..." Batin sang perempuan. ⚠️ Warning Mature content ⚠️ Mengandung 16+ konten please be wise and read the disclaimers.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Candle Light
  • BE MY GIRLFRIEND?  (DKS FANFIC)🐧
  • Lost & Found [CHANxSEUL]
  • Soft Slave [END]
  • NEED #YOU (FF VERSION) ✔
  • Surreptitious || Park Jinyoung ✔
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • For My Bee [ChanBaek] ✔

⚠️ Trigger Warning: Mature Content Satu tarikan napas. Satu jarak yang perlahan menguap. Dan satu sentuhan ringan di pipi yang membuat dunia seolah berhenti. Saat Leo mendekat, tak ada lagi ruang untuk ragu, hanya desir halus di dada, tatapan yang bicara lebih dari kata, dan bibir yang akhirnya bertemu dalam ciuman pelan yang membakar dari dalam. Bukan ledakan, tapi bara yang menyala perlahan. Menyusup, menggoda, dan membuat segalanya terasa terlalu nyata untuk disebut sekadar kebetulan. Dalam diam, tubuh mereka bicara. Dalam bisikan, rasa menyeruak. Dan ketika sang pria yang lebih tua bertanya "Gimana?", tak perlu jawaban panjang... senyuman dan pipi yang memerah sudah cukup jadi pengakuan. Ini bukan sekadar romansa. Ini tentang bagaimana satu ciuman bisa mengubah segalanya, dari biasa jadi candu. ✨✨ Would you stay, right there between the silence and the confession, and feel the moment love begins? *** This story contains emotionally intense scenes, trauma, and mature content. Reader discretion is advised🔞

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan