Hana Mutiara Sabrina. Adalah nama yang disematkan padaku sejak 16 tahun lalu. Terlahir sebagai putri dari seorang pengusaha sukses membuat hidupku sangat tercukupi. Banyak orang yang bilang hidupku bagai seorang putri dari Kerajaan. Namun semuanya berubah sekejap mata ketika kematian merenggut mama dari kehidupanku. Pelangi yang awalnya bersinar indah, kini menghilang dengan munculnya awan hitam yang membawaku pada penderitaan akibat kehadiran wanita lain yang kini telah menguasai papa dan seisi rumah. Hingga pada akhirnya papa mengirimku ke pondok pesantren agar aku dapat dibina dan berubah menjadi gadis yang lemah lembut. Awalnya aku menolak keras keputusan papa, dan berpikir bahwa papa sudah tega mengusirku. Namun, tempat yang semula kukira menyeramkan ternyata membawa kembali pelangi yang sempat menghilang dihidupku, dan membuat hari-hariku semakin berwarna dengan adanya cinta dari seorang pria yang kupuja.
More details