Lucky Man

Lucky Man

  • WpView
    OKUNANLAR 4
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, Eyl 9, 2020
Pagi telah lama berlalu, siang telah lewat dengan tenang, dan sore pun juga telah terbenam berubah menjadi malam. Dimalam hari tepatnya telah melewati tengah malam yang berarti waktu bergerak menuju subuh, seorang pria berumur belasan tahun bertubuh gempal namun memiliki janggut yang panjang sedang mengarang tulisan menggunakan handphonenya. Mengapa dia melakukannya?
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • TRY
  • change
  • Our Destiny [END] |NaruHina
  • Petualanganku
  • TEARS ✔️
  • More Than Friends ✔️
  • The Ender
  • Nae Sarang Dongsaeng
  • Tiger Man
  • Let Me Love You In Another Life [SasoSaku] 🔞
TRY

Cover by @aynunsuci Di sebuah cafe ada seorang gadis remaja duduk sendirian seakan sedang menunggu seseorang tapi entah siapa?. Dengan keadaan cafe yang cukup penuh dengan orang-orang yang sedang bermain game P*BG, gadis itu seakan tak betah lama-lama berada di tempat ia duduk. berulang kali ia melihat jam Handphone nya yang telah menunjukkan 20 menit ia menunggu tapi belum juga seseorang yang ia tunggu datang. Tak lama kemudian ia mendengar suara seseorang yang memanggilnya dari arah pintu masuk. "Mel, Amel.....". Gadis itu pun segera menoleh kan wajahnya ke arah belakang tapi, dengan cepat tangan seseorang itu menutupi kedua kelopak mata gadis ini. Disaat gadis remaja ini akan melepaskan kedua tangan seseorang itu dari kelopak matanya. Ia mencium aroma bau yang sudah familiar di penciumannya. Aromanya seperti bau minyak gorengan dicampur dengan upil gajah. Dan dengan sigap Gadis remaja ini memegang erat tangan seseorang itu dan segera melepaskan kedua tangan yang menutupi kelopak matanya . Setelah tangan itu terlepas ia langsung melihat siapa pemilik tangan upil gajah itu. Dan benar pemilik tangan itu adalah Si Bulet eh maksudnya tangan Delia Delia adalah temen akrabnya Amel ( Gadis remaja). Dan Amel pun langsung mengerutkan kening datarnya itu yang seakan sedang mencerminkan sikap heran melihat si Delia yang sedang tertawa seperti anak TK Paud. Ok guys___ ceritanya akan di usahain Up terus... Dannnnnnn!!!! Mohon maaf jika ceritanya agak sedikit Gaje (Gak Jelas). Dikarenakan aku sendiri baru belajar membuat cerita..--- Mangat Bacanya... Go.. go.. go..

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi