Panggung Lawak

Panggung Lawak

  • WpView
    Lectures 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., sept. 9, 2020
WpInfo
Poésie
Baca dengan hati dan juga perasaan yang tersemat dalam jiwamu. Ini hanya gurauan semata. Baca serta maknai untaian kata yang telah tertang pada puisi ini, aku buat di saat malam yang dingin, perut lapar, dan pakain pun sarungan
Tous Droits Réservés
#217
freedom
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Aksara Tak Bertuan
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • FEELINGS IN A SONG
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Almost.
  • harapan yang pupus
  • My Poems!
  • Sasmita Nivriti

Bagaimana cara sederhana kita bertemu? Bagaimana cara semesta membuat kita bersatu? Bagaimana cara aku memandangmu setelah itu? Bagaimana cara kau buat aku menjatuhkan hati padamu? Bagaimana cara kita saling terjebak dalam rindu? Bagaimana cara kita akan dihadapkan pada pilu? Bagaimana cara menjaga patah hati terperangkap dalam bisu? Maaf jika tulisanku ini jauh dari kata sempurna. Karena semua yang tertulis di sini hanya berasal dari jari. Masih banyak kata yang tidak bisa tertuang karena oleh hati dibatasi. Maaf jika terlalu banyak bertele-tele, karena bagiku terus terang bukanlah hal yang sepele. Setelah apapun yang terjadi inilah kesimpulan yang meski itu menyakitkan namun sama sekali tak dapat ku pungkiri.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu