DARMA (sedang tahap revisi)

DARMA (sedang tahap revisi)

  • WpView
    Reads 562
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2021
Kata orang, perjalanan merupakan tempat terbaik untuk melupakan masalah. Menyusuri banyak hutan, berlayar lepas ke luas lautan, mendaki gunung untuk menyuarakan doa yang terlintas di tiap pejam. San, begitulah sapaan akrabnya. Seorang mahasiswa, barista, dan pejalan. Pemuda yang ramah kepada orang asing, tapi dingin kepada orang yang saling mengenal. Kisah cinta yang berakhir tragis. Memaksa ia untuk berjalan sejauh yang ia mampu. Berharap beribu langkah, mengahapus berjuta kenangan dengan mantan kekasihnya. Namun, banyak hal yang tak mampu ia prediksi terjadi secara tiba-tiba dalam perjalanan. --- "Asal kau bahagia--aku tak apa." -San *Disarankan baca sampai chapter terakhir yang tersedia. Dikarenakan terkadang cerita memang belum cukup seru di awal. Wkwk *Cerita ini sedang tahap revisi oleh penulis. Entah kapan up-nya. Hehe
All Rights Reserved
#737
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regret always comes later
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Archetypal [Terbit]
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • T I M E
  • BINA

Seorang gadis bernama Vania yang belum pernah merasakan jatuh cinta dan dicintai Hingga akhirnya dia terbawa perasaan karena salah satu kakak kelasnya. Hal yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya Mulai dari situ mereka punya hubungan, tapi dipertengahan mereka menghadapi masalah. Janji mereka untuk selalu ada saat duka maupun duka dan saling memahami kandas. Dikarenakan Vania mengidap penyakit berbahaya yang mengancam hidupnya. Karena penyakitnya itu, kekasihnya pergi meninggalkannya tanpa alasan. Boleh pergi, asal jangan meninggalkan bekas luka -Vania Callista. Jika tidak sanggup mencintai dengan tulus, setidaknya jangan menyakiti - Amel Felicia Kepergianku mungkin akan menjadi kedamaian bagimu - Vania Callista

More details
WpActionLinkContent Guidelines