DARMA (sedang tahap revisi)

DARMA (sedang tahap revisi)

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2021
Kata orang, perjalanan merupakan tempat terbaik untuk melupakan masalah. Menyusuri banyak hutan, berlayar lepas ke luas lautan, mendaki gunung untuk menyuarakan doa yang terlintas di tiap pejam. San, begitulah sapaan akrabnya. Seorang mahasiswa, barista, dan pejalan. Pemuda yang ramah kepada orang asing, tapi dingin kepada orang yang saling mengenal. Kisah cinta yang berakhir tragis. Memaksa ia untuk berjalan sejauh yang ia mampu. Berharap beribu langkah, mengahapus berjuta kenangan dengan mantan kekasihnya. Namun, banyak hal yang tak mampu ia prediksi terjadi secara tiba-tiba dalam perjalanan. --- "Asal kau bahagia--aku tak apa." -San *Disarankan baca sampai chapter terakhir yang tersedia. Dikarenakan terkadang cerita memang belum cukup seru di awal. Wkwk *Cerita ini sedang tahap revisi oleh penulis. Entah kapan up-nya. Hehe
All Rights Reserved
#888
gamon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Self Injury's(complete)✔
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • DIANA
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Regret always comes later
  • Archetypal [Terbit]
  • Paradise

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines