Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Morning Rain

Morning Rain

  • WpView
    Membaca 64
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 2, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Terimakasih Langit dan Senja atas ceritanya , terimakasih pagi dan hujan atas bahagianya , dan terimakasih untuk kalian atas indahnya. Semua cerita memang tak selamanya bahagia, tak selamanya indah , dan tak selamanya berwarna. Namun diatas lika-liku yang ada aku berharap ada ending bahagia di sepanjang cerita. ©yoonicaa-shii
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#88
senang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • JAM 3 SORE
  • SENJA JINGGA
  • SEMESTA
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • LANGIT & BULAN
  • Senja dan Jingga

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan