DARKSIDE (tell me all your secret)

DARKSIDE (tell me all your secret)

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Mga Boto 32
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Sep 3, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Seseorang misterius dari masa lalu kini kembali menghantui kehidupan seorang Gisell Oktavinda. Ia tak mengerti kenapa orang asing sepertinya mengetahui seluk beluk kehidupannya? Gisell tak peduli, namun makin lama ia makin diseret menuju sisi gelap dirinya di masa lalu. Seseorang itu juga membawa Gisell pada kasus kematian orang tuanya yang disembunyikan oleh keluarga nya bertahun tahun silam.
All Rights Reserved
#234
darkside
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Skies dër Heksa
  • Stay With Me (Complete)
  • Correcting Errors
  • RELLAWAY-The Beginning-
  • 𝐒𝐞𝐜𝐨𝐧𝐝 𝐋𝐢𝐟𝐞 𝐀𝐥𝐨𝐝𝐢𝐞 [Hiatus]
  • Wild Flower✔
  • NEMORESIA

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman