KITA [On Going]

KITA [On Going]

  • WpView
    Reads 1,431
  • WpVote
    Votes 472
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 11, 2022
Ini adalah kisah asli perjalanan aku selama sekolah memakai seragam putih abu-abu dan bertemu dia. Dia membantu merubah diriku menjadi sangat berarti dan diperlukan, dia juga menjadi orang yang sangat penting setelah keluargaku. Dirinya bisa saja membuatku menjadi tidak ragu dan menjadi sangat percaya diri, dia membantuku agar aku selalu optimis dalam mengejar apa pun. Selalu terjadi konflik dalam hal apapun, keluarga, teman, dan dengan dirinya. Aku ingin hidup dengan dia selamanya. "Aku tidak akan muda mencintai dan mengenal wanita baru, lebih baik menyendiri untuk sekarang ini." Disinilah kisah ku dan dia dimulai. Mulai : 10 September 2020
(CC) Attribution-ShareAlike
#50
nakal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • ZIOTASYA (Completed ✔)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • 1. Dia, Arsen!!
  • ANNISA {ON GOING}
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • IT'S ME ANASTASYA
  • Love Is Bullshit
  • kiara's dream

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines