Ashwa
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 3, 2020
(Belum direvisi dan akan direvisi setelah cerita selesai😊🙏) Biarlah takdir yang menentukan,aku percaya dan yakin pada takdir Allah yang jauh lebih indah dari apa yang aku rencanakan. Aku hanya ingin orang yang mendekatkan ku pada-Nya bukan jauh dari-Nya. - Ashwa Mahira Abdullah - " Kak ada tamu yang mau ketemu Kakak " ujar Asma dari balik pintu kamarku. Tamu? bertemu aku? sepertinya aku tidak buat janji dengan siapa-siapa hari ini. "Iya dek, sebentar kakak nanti turun" jawabku dari dalam kamar yang sama sekali belum beranjak dari depan laptop. Jujur,,, ada yang mengganjal dalam pikiranku,dan ragu untuk menemui tamu itu. 🌻🌻🌻 "Nah, itu nak Ashwa" sahut Bunda Dan,,,
All Rights Reserved
#522
imam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ARUMILA
  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Dilema Dunia ( TAMAT )
  • Luka dan Pilihan

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines