Story cover for Ashwa by Izzatunnisa___
Ashwa
  • WpView
    LECTURAS 54
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 54
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado sep 10, 2020
(Belum direvisi dan akan direvisi setelah cerita selesai😊🙏)

Biarlah takdir yang menentukan,aku percaya dan yakin pada takdir Allah yang jauh lebih indah dari apa yang aku rencanakan.

Aku hanya ingin orang yang mendekatkan ku pada-Nya bukan jauh dari-Nya.

- Ashwa Mahira Abdullah -

" Kak ada tamu yang mau ketemu Kakak " ujar Asma dari balik pintu kamarku.

Tamu? bertemu aku? sepertinya aku tidak buat janji dengan siapa-siapa hari ini.

"Iya dek, sebentar kakak nanti turun" jawabku dari dalam kamar yang sama sekali belum beranjak dari depan laptop. Jujur,,, ada yang mengganjal dalam pikiranku,dan ragu untuk menemui tamu itu.

                                    🌻🌻🌻

"Nah, itu nak Ashwa" sahut Bunda

Dan,,,
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Ashwa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#338imam
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA de silmirizkiyanti
30 partes Concluida
"CINTA ITU DOA & DOA ITU CINTA. MAKA SIAPA YANG MENCINTAIMU DIA MENDOAKANMU & SIAPA YANG MENDOAKANMU DIA TELAH MENCINTAIMU SEUTUHNYA" Namamu masih sering kusebut dalam bingkisan do'a ku.Namamu yang masih ku simpan dalam memori tersendiri dalam ingatanku.Namamu yang tak bisa kutinggalkan saat aku memohon dan meminta kepada Rabbku.Sebuah nama yang entah itu akan Allah pertemukan dan satukan tidaknya denganku hanya Allah Yang Maha Tahu. Saat ini memang aku jauh dari dirimu bahkan melihatmu pun aku tak mampu.Saat ini memang aku tak selalu ada untuk menemani dan mendampingimu engkau yang jauh di mata namun dekat dalam do'aku.Engkau yang mungkin pernah bertemu dengan ku namun Allah belum izinkan untuk bersatu. Tanpa kau meminta aku pun selalu mendoakanmu.Mendoakan keberhasilan dan proses memperbaiki dirimu untuk menjadi pangeran bertaqwaku.Semoga Allah selalu menjaga hati, niat, dan iman kita untuk mengejar ridhoNya selalu.Sebuah nama yang ku sebut adalah untuk kamu jodoh calon imamku. Entah dimana, entah kapan, entah seperti caranya bertemu dan entah siapapun itu aku menunggu dalam penantianku.Entah pula jodohku yang akan menjemput lebih dulu atau maut yang menghampiriku terlebih dahulu. Yang aku tahu ketika aku disini memperbaiki diriku saat itu pula Allah memperbaiki dirimu.Yang aku tahu jika maut menjemputku lebih dulu mungkin Allah pertemukan aku dengan dirimu ditempat yang Allah janjikan untukku . ~Belum selesai masih dalam tahap revisi dan pembuatan part selanjutnya~ NB : Afwan untuk typo di cerita ini, saya masih belajar dan butuh apresiasi dari kalian, jika ada typo saya mohon maaf dan tolong ingatkan. Syukron Jazakumullah Khairan Katsiran😊🙏🏻
Luka dan Pilihan de Nurulwahidayah
39 partes Concluida
ini kisah ku, yang sedang berada di tengah luka masa lalu dan pilihan di hadapan. Haruskah aku memilih orang yang sangat aku cintai di masa lalu, atau tetap stay bersama dia yang mampu menyembuhkan luka ku. "Matahari yang mencintai bumi walau jaraknya sangat jauh, mengapa bumi lebih memilih bulan yang hanya tampak depannya saja" 🌏 Muhammad Andre Setiawan 🌏 "Istiqlal saja mampu berhadapan dengan Katedral, walaupun ia tahu bahwa sampai kapanpun ia tidak akan pernah bisa menemukan imam didalam diri Katedral" 🌸 Nurul Wahidayah 🌸 "Datang dan pergi memang biasa, yang tidak biasa adalah datang tanpa salam pergi tanpa penjelasan" 🐰 Ulfatul Khairiyah🐰 "GORESAN LUKA TERSIMPAN DIPELUPUK MATA, KAPAN SAJA BISA MENETES LEBIH LAMA, TANPA KITA DUGA SEBELUMNYA" 🌻 Syifa Azkia 🌻 "Tangis dan tawa, aku hanya ingin melihat mu tertawa tanpa menangis, walaupun nyawa menjadi taruhannya" 🌌 Chaerul Anwar 🌌 "Terkadang rasa membenci itu akan dapat membuat mu terlihat baik baik saja" 🦊 Raldo Danendra 🦊 "Hidup tidak selamanya untuk pacar, rival, dan cinta. Aku tidak pernah percaya dengan yang namanya takdir." 🥀Raudah🥀 "Akan kah aku mampu mengubah Katedral menjadi Istiqlal" 🌆 Zinko Alexander 🌆 . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Sampai bertemu di titik terbaik menurut takdir"✨✨ "Kuharap kamu mampu bertahan walau itu menyakitkan"✨✨ "Maaf telah mengecewakan dirimu"✨✨ 🌏 🌸 🌌 🌻 🐰 🦊 🌆 🥀
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi] cover
Skenario Allah✔[End] cover
Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END) cover
Om, Ayo Nikah!  cover
Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT] cover
Bill-HanZa (Malaikat Penjaga di Sepertiga Malamku) (✔️) cover
Setia Di Hati (Selesai) cover
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Luka dan Pilihan cover

BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]

9 partes Concluida

Tinggalkan cerita ini jika membuatmu lalai. "Aku yakin. Allah beri ini semua karena Allah udah siapin hal terindah setelah ini." -Rayyaza Shayla Danendra. "Izin sebut nama lo dido'a gue, ya. Gue siap kecewa kalau seandainya kita berdua gak bersama." -Habibil Alfa Ramadhan. Bunga itu... Telah mengering seiring berjalannya waktu. Tapi, tidaklah mungkin ia melupakan siapa yang memberi sekuntum mawar merah yang mulai menyoklat itu. "Selamat hari ibu untuk ibu dari anak-anak ku. Terimakasih sudah menjadi wanita hebat dihidupku, ya. Mawar ini, pertanda bahwa aku, sangat mencintaimu, " ujar laki-laki itu sangat manis. Sebuket mawar itu dipajang indah dilemari kaca yang tinggi. Harumnya begitu menyerbak, dan kelopaknya yang begitu segar. "Terimakasih,ya. Aku gak tau lagi mau ngomong apa selain terimakasih. Hanya kamu, laki-laki yang bisa menerima kekurangan ku. Terimakasih,ayah dari anak-anakku." Wanita itu menghapus air matanya yang mengalir dipipi ranum nya. -selamat membaca-