Brother's Troubles (On Revision)

Brother's Troubles (On Revision)

  • WpView
    Leituras 8,509
  • WpVote
    Votos 145
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, abr 19, 2015
Izumi, seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung semester lima yang mengambil bidang fisika, orangtuanya merupakan campuran Indo-Jepang (ibu) dan Indo-Persia (ayah), hidup seorang diri di sebuah rumah kecil yang dibeli oleh almarhum kedua orang tuanya khusus untuk dirinya sebagai hadiah ketika dia lulus masuk ITB. Pada usia 18 tahun, beberapa hari setelah diterima di ITB, kedua orang tua Izumi tewas dalam kecelakaan pesawat terbang. Kedua orang tua Izumi meninggalkan enam anak termasuk dirinya. Dirinya adalah yang paling tua, dan yang paling menarik, dia adalah satu-satunya anak laki-laki, semua adiknya adalah perempuan. Sejak menjadi mahasiswa, Izumi berpisah dengan kelima adiknya. Adik-adiknya diurus oleh kakek dan nenek dari ayah mereka setelah kedua orang tuanya meninggal. Sebelum menginjak usia 20 tahun atau menginjak semester lima, hidup Izumi normal-normal saja layaknya mahasiswa-mahasiswa seperti biasa. Bermain bersama teman-teman hingga malam, makan-makan bersama, jalan-jalan keliling kota, dan pastinya mengerjakan tugas dengan tenang. Namun, menginjak usia 20 atau menginjak semester lima, suatu hal terjadi dan mengubah kehidupan Izumi yang tadinya normal menjadi rumit. Adik-adiknya yang baru saja naik kelas, memutuskan untuk pindah dan hidup bersama Izumi. Sekarang, adiknya yang tertua bernama Madoka, baru menginjak kelas dua SMA. Kemudian Yumi, baru menginjak kelas tiga SMP. Lalu Mei, baru menginjak kelas enam SD, dan yang terakhir adalah Aira dan Airi, kembar yang baru menginjak kelas tiga SD. Setiap adiknya memiliki kepribadian yang berbeda, kehidupan yang berbeda, dan pastinya akan memberikan permasalahan yang berbeda kepada Izumi. Meskipun banyaknya masalah yang diberikan ole atau berkaitan dengan adik-adiknya dan kehidupan pribadinya, Izumi tidak menyerah untuk menaklukan setiap permasalahan yang ada di depannya, apapun itu.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BALADA KEHIDUPAN
  • Yang Paling Sulit Bilang Cinta
  • Cold and Careless [END]
  • Raquilla
  • 春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi)
  • AKU
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • I NEED TIME ✔
  • Hey, Look Here! [SUDAH TERBIT]
  • PANAROMA (END)

Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo