NATHARAIZI

NATHARAIZI

  • WpView
    Reads 70,037
  • WpVote
    Votes 5,069
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 7, 2022
"Arghh!" ringis Nathan. Aizi menutup mulutnya. Bolanya terlalu kencang dan terlewat ring kemudian mengenai kepala Nathan. Bayangkan saja, bola basket mengenai kepala? Sakit, Kan. Nathan masih meringis kemudian menatap Aizi yang nampak masih menutup mulutnya. "Nathan kamu nggak apa-apa?" tanya Pak Agus. Nathan tak menghiraukan pak Agus. Nathan mengambil bola basket itu kemudian berjalan menuju Aizi yang nampak ketakutan itu. Nathan melirik Aizi datar dan dari kejauhan sekitar dua meter "Angkat muka Lo" suruh Nathan. Aizi menggeleng. "Nggak usah takut, nggak bakal gue apa-apain, cuma...." ucap Nathan dan pada akhir menggantung ucapannya. Aizi mengangkat pandangannya perlahan. Ia menatap mata Nathan yang terlihat tenang. Aizi sedikit merasa lega melihat wajah tenang Nathan. "Maaf" kata itu terlontar dari mulut Aizi. Ia sungguh tak sengaja melempar bola dan akhirnya malah mengenai Natha. Detik berikutnya Nathan kemudian nampak marah lagi dan "Cuma gue balas!" Nathan melempar bola basket itu ke arah Aizi. Tepat pada jidat Aizi, Aizi terdorong kebelakang dan terduduk. Saat itu, ia seketika pingsan. "NATHANN!!" Kisah antara sepasang suami istri muda. Menikah karena sebuah insiden yang tak di sengaja. Nathan dan Aizi tak saling menyukai, mereka berdua hanya sekedar teman kelas dan juga dua anak yang orang tuanya sudah sangat bersahabat. Akankah pernikahan konyol mereka berakhir atau akan terus berlanjut. Penasaran? Silahkan baca:) Start : 11 September 2020 Tamat : - Pict Cover By : WinterBear (Sudah atas izin pembuat) Edit Cover : Sakurahma Original Karya : CicaChaan
All Rights Reserved
#657
nathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When The Jerk Falling in Love
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • My Ex Husband [Complete ✔]
  • Suamiku Bad Boy ✔ [SELESAI]
  • My Wedding Dream✔
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Asyifa (Terbit)
  • Senja Assyifa [COMPLETED]

"Aku maunya sama kamu sayang" sahut Rio. Ify tersenyum sinis yang membuat kening Rio bertaut bingung. "Dasar yang namanya brengsek ya tetap aja brengsek." Rio menggertakkan giginya mendengar ucapan Ify itu. Oke dia memang playboy yang suka mematahkan perasaan perempuan. Namun dia tidak seberengsek itu. Dia tidak pernah meninggalkan wanitanya dalam keadaan telanjang di sebuah kamar hotel atau bahkan dalam keadaan hamil. Jadi dia tidak bisa dikatakan brengsek kan seharusnya? Rio mendorong Ify hingga tersandar di pintu. Dia mengunci pergerakan Ify dengan tubuhnya sendiri. Dia juga menatap tepat ke arah bola mata Ify. "Aku emang brengsek. Tapi aku gak sebrengsek yang kamu pikirkan" bisik Rio di telinga Ify. Dia bisa merasakan kalau wanita yang kini berada dalam kurungannya itu memejamkan matanya karena takut. "Tapi aku dengan senang hati akan menunjukkan kebrengsekkan aku itu ke kamu sekarang" tambah Rio lagi. Dia membelai pipi Ify dengan jarinya seiring dengan wajahnya yang semakin dia dekatkan ke wajah Ify. Ify merinding begitu melihat tatapan penuh intimidasi dari Rio. "Ja-ng-an ma-cem-ma-cem!" Kata Ify terbata begitu Rio semakin mendekatkan wajahnya. "Kenapa kamu takut?" Tanya Rio lagi. Seulas senyum terukir di bibirnya. Ify menggenggam pergelangan tangannya dengan erat. Perasaan takut dan cemas Rio benar-benar akan melakakukan apa yang dia ucapkan itu tiba-tiba muncul. Apalagi Rio semakin mempertipis jarak di antara mereka. Dia bahkan hampir-hampir menahan napasnya karena wajah Rio yang begitu dekat dengan wajahnya. Hingga kemudian dia refleks menutup matanya begitu melihat Rio semakin mempertipis jarak diantara mereka. Coppy right @ 15 Februari 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines