Cinta Yang Salah

Cinta Yang Salah

  • WpView
    Reads 567
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 21, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Cinta Yang Salah"Novel online."Aku tempat kamu pulang."Rianti Yuliani Cinta pada suami yg tidak mencintainya,hingga akhirnya dia lelah dan memilih pergi...Dan Saat itu Suaminya aditya erlangga kusuma sadar bahwa dia kehilangan istrinya. Karya Ini ditertibkan atas izin MangaToon Yuni Maryuni,Isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili MangaToon Sendiri. Jangan Lupa Vote Yah
All Rights Reserved
#148
cintayangsalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detik Terakhir
  • KEPERGIANMU
  • Two Person That I Love
  • Complement Of My Life (END)
  • GEMINTANG HATIKU
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • The Blooming Lady [completed]
  • AMNESIAL (END)
  • Istriku Yang Mencintaiku (SELESAI)

"Apa yang bisa memisahkan cinta sejati? Katakan padaku, Nayla." Suara Adrian bergetar, penuh dengan kepedihan yang berusaha ia tahan. Matanya menatap Nayla dengan putus asa, seolah mencari jawaban yang bisa meredakan rasa sakit di hatinya. Nayla menggigit bibirnya, berusaha menahan gejolak emosi yang semakin menghimpit dadanya. Ia menoleh, menatap wajah Adrian untuk terakhir kalinya, sebelum akhirnya berbisik dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Takdir, Adrian..." Air matanya jatuh tanpa bisa dibendung. Butirannya mengalir di pipi, bercampur dengan rintik hujan yang semakin deras. Adrian menatap Nayla tak percaya. Dengan penuh harapan, ia mengulurkan tangannya, mencoba menggenggam tangan gadis itu sebagai bentuk permohonan, sebagai pegangan agar Nayla tidak benar-benar pergi. Namun, Nayla menepisnya. "Kalau begitu, aku akan menantang takdir itu!" suara Adrian semakin meninggi, hampir seperti teriakan yang penuh kepedihan. "Tolong, Nayla... jelaskan padaku! Kenapa kamu menjauh?" Tangis Nayla semakin pecah. Seluruh perasaannya ingin ia tuangkan, tetapi ia tahu, kata-kata tak akan mengubah keadaan. Ia menunduk, bahunya bergetar hebat. "Takdir ini... tak bisa dilawan, Adrian..." suaranya lirih, seakan patah di tengah jalan. Ia berbalik, membelakangi Adrian. Langkahnya terasa berat, namun ia tahu, ia harus pergi. "Selamat tinggal..." Hujan semakin deras, seolah ikut menangis bersama mereka. Adrian tetap berdiri di tempatnya, menatap punggung Nayla yang semakin menjauh, membawa serta hatinya yang hancur dalam keheningan sore yang kelam. Yuk saksikan kisah selanjutnya😍😍😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines