Kiara
  • WpView
    Reads 665
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 10, 2020
Kiara Azkiana. Kisah ini menceritakan tentang kerinduan seorang gadis remaja pada perjalanan panjangnya dalam menuntut ilmu. Lebih tepatnya, kerinduan pada seseorang yang ikut serta mengisi kisahnya berseragam putih biru dan putih abu-abu, tak lupa diselimuti pula oleh balutan sejadah hijau yang digulung dengan bawahannya serta mukena putih yang menjadi andalannya dalam cerita. Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, inilah kisah kehidupan seorang Kiara yang siap memanjakan mata dan hati kalian semua para pembaca. So, lets get started! *** 'Untukmu yang tak pernah tau isi hati. Ku persembahkan tulisan pertamaku ini. Semoga kamu membaca dan mengerti, tentang rindu yang muncul kembali, setelah lama tak berjumpa lagi.'
All Rights Reserved
#109
putihabuabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Kinalofa, The Girl Who Want You (Slow Up)
  • Meet You
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • Rahasia Sebuah Cinta
  • DAVARA
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • YANG SERUPA TAK PERNAH SAMA [END-TERBIT]
  • Sekelumit Rasa

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines