Zakia

Zakia

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2020
Mereka bersahabat sejak kecil. Mereka hidup bertetangga. Mereka berpacaran. Mereka dijodohkan. Mereka saling mencintai. Sedang aku? Aku hanyalah orang baru diantara mereka. Aku sahabat mereka sejak masuk Sekolah Menengah Atas. Aku mencintai sahabat laki-lakiku yang juga pacar sahabatku. Aku ingin diperhatikan dan diperjuangkan oleh sahabat laki-lakiku, meskipun itu terdengar jahat dan egois serta mustahil. Tapi, aku punya alasan untuk semua itu.
All Rights Reserved
#240
mba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • SalFlo
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Kelas A [End]
  • He is not My Best Friend (End)
  • Sahabat Jadi Cinta
  • The Special Class

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines