Aderaga [ON GOING]

Aderaga [ON GOING]

  • WpView
    Reads 2,208
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Sep 25, 2020
[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kelas
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • RAISEN
  • Me,You and the story we went through.
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Saturnus
  • Rekal Rara [END]

#1 in Teen Fiction [09-05-2017] Berjuta cerita cinta terukir di dalam dunia. Akan ada setiap harinya tetesan air mata, tersiksanya hati dan terjeratnya rasa. Reaksi naluriah dari mereka yang mengalami jatuh cinta. Waktu bergulir merangkai pertemuan kita. Melukiskan kisah indah nan romansa. Melahirkan kebahagiaan lalu memberikan kita derita. Aku dan kamu sama-sama tidak ingin terluka. Namun keadaan yang memisahkan kita. Mungkin belum sekarang kita dapat bersama. Tapi, aku ingin kamu tahu... Aku tulus mencintaimu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines