Garis Cinta

Garis Cinta

  • WpView
    Lecturas 29
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 15, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Dinda adalah seorang gadis yang pendiam, kutu buku, dan cantik. Sebelumnya ia tinggal di Bandung namun dia harus pindah ke Jakarta bersama ibunya karena sang nenek sudah pergi meninggalkan Dinda untuk selamanya. Dinda sangat terpukul atas kepergian orang yang dia panggil dengan sebutan oma. Namun di Jakarta ia bertemu dengan seorang cowok bernama Ridho. Ridho adalah seorang cowok berandalan yang akan membuat Kesedihan Dinda sedikit demi sedikit menghilang. Apakah yang akan terjadi di dalam cerita Dinda Alvira dan Ridho Anugrah Prasetyo?
Todos los derechos reservados
#15
garis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sumilir [Lengkap | Telah Terbit]
  • Mengejar Cinta Badboys
  • Nearby Relations
  • KATAKAN itu CINTA
  • My Duchess / End
  • Pure Love
  • Berjuang untuk Bertahan [Completed]
  • Rindro (SELESAI)
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • Istri Untuk Ndoro

TELAH TERBIT DI PENERBIT KATA DEPAN [Cerita ini minim konflik dan aku tujukan agar kalian terhibur dengan romansa desa yang sederhana] Areksa Mahendra, Mas-Mas Jawa yang berprofesi sebagai petani di desa itu harus mengalami kejadian naas di umurnya yang sedang semangat dalam menggarap bisnis dan sawahnya. Satu tahun lalu ia harus menjadi korban tabrakan dari seorang pengemudi mabuk. Kaki kirinya patah dan harus menjalani serangkaian operasi. Bahkan setelah semua operasi ia jalani, ia masih tetap belum bisa menggunakan kaki kirinya seperti sedia kala dan harus menggunakan kursi roda. Anindya Nasywa Ayudisha, perempuan yang baru saja mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Tidak seperti orang lain yang memilih melanjutkan hidupnya di tengah gemerlap kota besar seperti Jakarta, Nindya memilih pulang ke desa. Nindya merasa Jakarta bukanlah tempatnya untuk hidup. Ia tidak menemukan dirinya sendiri di Jakarta. Sebulan di rumah, ia benar-benar menikmati hidupnya, meski menjadi pengangguran tentunya. Nindya mengganti semua waktu yang ia jalani di Jakarta dengan bermain dan hidup sesuka hatinya di desa. Nindya menjadi lebih bersosial daripada ketika di kota. Semua umur, baik laki maupun perempuan bisa Nindya dekati. Terutama, Ibu Ningrum, wanita yang selalu melabeli dirinya sebagai calon mantu bagi anak laki-lakinya yang tak lain adalah Areksa Mahendra.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido