Story cover for Cinta & Luka (On Going) by SarinaChyaa23
Cinta & Luka (On Going)
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Sep 11, 2020
(FOLOW SEBELUM BACA,  JADILAH PEMBACA YANG BIJAK)


"Ayah.." arsyana akhirnya bersuara dengan suara yang bergetar menahan tangis, pandangan-Nya beralih menatap bundanya 
 "Bunda..." arsyana kembali bersuara, namun keduanya terdiam enggan menjawab panggilan dari arsyana. 
"AYAH! BUNDA! KENAPAAA!!!" Arsyana berteriak emosinya memuncak kala melihat kedua orangtuaa-Nya yang kacau, apalgi dengan bunda-Nya rambut berantakann, pipinya lembam terlihat jelas bekas tamparan disana, sudut bibir yang berdarah, dan tak lupa bundaa-Nya menangis prihatinn......
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta & Luka (On Going) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
TIME will TELL {On Going} by bLuE096r
13 parts Ongoing
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
I'm not Raya [√] by ARSISA_767
25 parts Complete
"Lah ngapa tangan gua putih mana kek bocil lagi ni tangan" "Apa jangan-jangan gua oplas ya waktu gua sakit" "Semoga tidak mengecewakan Ya Allah, semoga muka gua mulus kek bocil baru lahir" "Ya kali, jatuh dari pohon mangga bisa kek gini. nasib-nasib... " 𝄞 NARAYA QUEEN LEONDRA, Seorang wanita absurd saat bersama temannya, tetapi akan dingin ketika diluar, ingat DINGIN bahkan anti lelaki. Siapa saja yang mendekati Naraya tak akan ada yang selamat, karna kedinginan dan kecuekan Naraya. Di saat karirnya meningkat di sekolahnya, karna kabarnya ia dan teman-temannya akan bernyanyi di acara tujuh belasan, kenapa karirnya meningkat? Ya karna kapan lagi bisa denger suara merdu Naraya hiakkk. Dan bodohnya Naraya dkk malah mengadakan merujak bareng, tugas Naraya memanjat pohon untuk mengambil mangga yang akan di jadikan rujak. Saat di ketinggian yang lumayan, Naraya malah salah menginjak dahan pohon alhasil ia jatuh. RAYA ZRA RAQUEL, Seorang gadis lemah lembut, polos, dan lugu bahkan sangking polos nya dia mau saja di manfaatkan oleh orang lain, dia tak mengenal make up dll, penampilannya pun emm..... Kurang bisa enak di liat, kulitnya putih bersih namun banyak lebam di bagian tertentu, pakaiannya begitu kebesaran, kacamata bulat selalu ia pakai gaya rambutnya pun di ikat dua. Saat sedang di bully habis-habisan oleh 3 orang ia sudah memohon agar dirinya di pulangkan saja ke Sang Pencipta tetapi ia juga meminta untuk ada yang menggantinya dan merubah semuanya. Dan bagaimana jika sebuah kepercayaan menjadi pengkhianatan? ⚠️Warning di cerita ini kalian akan menemukan chapter yang akan merubah semuanya, drastis. akan ada pengenalan tokoh baru🐼
You may also like
Slide 1 of 10
Sakha Sania (End)  cover
HUJAN WAKTU ITU cover
RanZyan [bl lokal] cover
TIME will TELL {On Going} cover
"GIVE HIM BACK TO ME" cover
Kebahagiaan Yang Abadi 'Al-Habsy'   cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
I'm not Raya [√] cover
Inara cover

Sakha Sania (End)

26 parts Complete

COMPLETED BELUM REVISI __ Sakha menoleh ke arah Sania yang masi mengabaikannya, "Sania .... Maap... Gak lagi deh kaya gitu," mohon Sakha memajukan bibirnya sedih. Sania yang sedari tadi mati-matian menahan tawa melihat ekspresi Sakha kemudian mengangguk sebagai jawaban agar ia tidak melihat ekspresi sedih Sakha yang menggemaskan baginya. "Beneran nih? " antusias Sakha. Ni orang kenapa sih gak kaya biasanya. Apa jangan-jangan.... Batin Sania. Sania memegang kepala Sakha, "KELUAR KAU SETAN! IBLIS! DEMIT! WEWE! MBAK KUNTI! TUYUL! OCONG! And sejenisnya lah bangsad. Keluar kau dari tubuh SUAMI KAMPRET GUE!!!" teriak Sania. Sakha menatap datar Sania. Kenapa lagi ni bocah. Batinnya. "Setan sialan! Keluar gak lo BANGSAD! ALLAHUMMA BARIKLANA FIMA ROZAKTANA WAKINNA AZABANNAR!" menatap tajam Sakha. Sakha menurunkan tangan Sania dari atas kepalanya, "Ck. Kamu kira saya kerasukan? Mana salah doa lagi, " cibir Sakha. Sania membulatkan mata lebar, "Jadi situ gak kerasukan demit? Set dah! Kalo gitu ngapain gue teriak-teriak gak jelas kaya tadi, " gerutu Sania menatap sinis Sakha. Sakha melirik datar Sania, "Cosplay jadi orgil. " ucapnya enteng lalu merebahkan tubuhnya. Sania menatap tajam Sakha yang merebahkan tubuhnya, "Ngomong apa lo tadi kampret! Gue timpuk juga lo!" marah Sania menimpuk Sakha dengan bantal guling. ## Star : 16/8/21 Finis : 31/12/21