Story cover for Cinta & Luka (On Going) by SarinaChyaa23
Cinta & Luka (On Going)
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Sep 11, 2020
(FOLOW SEBELUM BACA,  JADILAH PEMBACA YANG BIJAK)


"Ayah.." arsyana akhirnya bersuara dengan suara yang bergetar menahan tangis, pandangan-Nya beralih menatap bundanya 
 "Bunda..." arsyana kembali bersuara, namun keduanya terdiam enggan menjawab panggilan dari arsyana. 
"AYAH! BUNDA! KENAPAAA!!!" Arsyana berteriak emosinya memuncak kala melihat kedua orangtuaa-Nya yang kacau, apalgi dengan bunda-Nya rambut berantakann, pipinya lembam terlihat jelas bekas tamparan disana, sudut bibir yang berdarah, dan tak lupa bundaa-Nya menangis prihatinn......
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta & Luka (On Going) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Bitter Is You || ✔ || by WSkyelrachanun
29 parts Complete
Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan
You may also like
Slide 1 of 8
Inara cover
Bitter Is You || ✔ || cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover
ALea [end] cover
RanZyan [bl lokal] cover
Sentuhan (ZHANYI//ONESHOOT) cover
Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn cover
Happiness [End] cover

Inara

10 parts Ongoing

FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!!