my BODY my CHOICE

my BODY my CHOICE

  • WpView
    Reads 18,970
  • WpVote
    Votes 1,087
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 6, 2026
cewek berkaki jenjang, berkulit putih glowing dan berambut panjang masih jadi stereotip dari definisi kecantikan. Moriska perempuan berumur 26tahun yang memiliki berat badan diatas rata-rata bahkan menurut Index BMI, Moriska sudah tergolong overweight yakni akan menyentuh tiga digit diatas timbangan, yang sudah pasti Moriska bukan termasuk cantik dinegaranya sendiri. Berbagai sebutan yang disematkan kepadanya, gajah, badak, paus, truk tronton dan lain-lain. Namun Momo sedikitpun mengabaikannya walaupun terkadang Momo merasa kesal dengan sebutan seperti itu. permesalahan tidak hanya berpusat dengan berat badanya namun jodohnya Momo. bukan, bukan Momo yang mempermasalahkannya namun keluarganya.
All Rights Reserved
#706
gendut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Tanda Seru
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Favorite Lecturer
  • Goodbye, Hello?
  • Spicy

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines