Ketika Kalbu Bercerita

Ketika Kalbu Bercerita

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Akan aku jadikan tinta penghinaan itu sebagai semangat hidupku, sebagai semangat aku untuk mencapai semua mimpiku. " Suatu keadaan yang harus mengundang sebuah hinaan datang pada keluarga Kalbu, membuat gadis itu semakin kuat, semakin bisa mengendalikan diri saat cacian dan hinaan itu datang pada dirinya. Kalbu tidak pernah memikirkan hal yang akan membuat dirinya semakin terjatuh, membuat dirinya semakin terpuruk dan buruk di mata mereka yang membenci dirinya. Apa yang akan terjadi dalam kehidupan mereka? Siapakan tisu saat membaca ini, di jamin ceritanya akan menguras air mata dan akan membuat hati berkecamuk.
All Rights Reserved
#561
membaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • 7 Seconds
  • Hi! kaladevara (HIATUS)
  • Tirta Mata
  • GRIZELLE [Completed]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • KEYVANO MARENDRA
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines