Even The Moon Had A Dream

Even The Moon Had A Dream

  • WpView
    Reads 3,181
  • WpVote
    Votes 2,104
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 15, 2021
(Hiatus) Bulan pun Matahari masing-masing bersinar dengan caranya sendiri. Namun apabila bulan ingin menjadi matahari, apakah yang mungkin akan menanti dunia? Adalah Rigel, sang "anak bulan" yang memimpikan matahari. Yang kemudian secara tidak sengaja bertemu Lea, gadis yatim piatu yang dibesarkan oleh alam. Akankah Rigel dapat mewujudkan mimpinya untuk hidup beriringan dengan matahari? Atau kedatangan Lea dalam kisah Rigel justru mengubah impiannya? Jadwal up : • Setiap Sabtu malam jam 8 WIB 😙 • Setiap minggu keempat akan up setiap hari Sabtu, dan Minggu:)) Start : 12 September 2020 (On going)
All Rights Reserved
#6
novel2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN (END)
  • BINTANG [END]
  • Matahari ✔️
  • ALETHA ( Completed )
  • Click! [moonsun]√
  • Daisy [COMPLETED]
  • ANGKASA BULAN (FINAL)✓
  • [END] Dunia Kedua
  • Sun and Sunflower
  • Selenophile [END]

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines