We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aku dan Kekasih-Mu

Aku dan Kekasih-Mu

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Diantara sembilu yang kutemu, hanya satu yang berbekas. Saat kutahu takdir memihak pada dia yang tak pernah hadir dihidupku. *** Saat ku tahu diriku mudah bersemai rasa cinta. Aku berusaha menutup hati dari sekitarku. Bukan karna tak ingin menerima mereka. Namun karna aku takut kecewa melukai hatiku lagi. Membuat hatiku rapuh seakan kehilangan segalanya. Mungkin memang aku yang salah. Terlalu berharap pada ciptaan-Nya. Kesadaranku lah yang membuatku menutup hati ini. Selalu saja begitu, aku menutup diri. Membiarkan hati merasa sepi yang menyayat ini. Bukannya lega tapi malah semakin menyakiti diri. Terkadang langit seakan tahu aku sudah tak kuat lagi. Ia menurunkan hujan membantuku meluruhkan semua sesak di dada. Harusnya hujan menyimpan kenangan yang membahagiakan. Tapi ini menyisakan kenangan yang tak semestinya terukir. Tak apa aku cinta pada hujan. Ia selalu menemaniku di kala airmata tak tertahan lagi. Di tahun yang sama saat aku berusaha menutup diri seseorang datang mengusik. Membuat perubahan besar pada hidupku maupun hatiku. Pernah terlintas saja tidak, bahkan kehadirannya yang tak pernah di sadari tiba-tiba menghampiriku. Apakah ada sesuatu yang membuatnya menarikku?
All Rights Reserved
#253
salsha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Mahligai Sunyi
  • The Fate Of My Life (END)
  • Love??Bullshit

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines