Serindang Tabah, Seasing Kita.

Serindang Tabah, Seasing Kita.

  • WpView
    Reads 1,220
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
Sejak awal pertemuan yang kuharap tak pernah terjadi hingga saat kuyakini bahwa bukan kamu orangnya bahkan setelah mati-matian kuperjuangkan. Aku abadikan dalam kisah ini. Untuk Tuan yang tabahnya serindang hutan-hutan. Untuk Nona yang suka bermimpi. Untuk semesta yang berhasil mengemas kisah kita dengan begitu jelita. Kuabadikan kita semua dalam kisah ini, tentang miliaran perpisahan yang kita biarkan melahap habis satu mimpi sederhana kita, berjalan bersama.
All Rights Reserved
#750
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFKARA [END]
  • Never Mine [SLOW UPDATE]
  • Dilema [COMPLETED]
  • Heart
  • Salju Pertama di New York
  • Klena & Relino
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Why Did You Choose It?
  • Terlalu Malas Jatuh Cinta ✓

_______________________________ Seorang anak memang tak pernah meminta untuk dilahirkan. Namun dia ada karena sebuah permintaan, perjuangan, dan juga harapan. Tetapi mengapa ketika sudah dilahirkan, kalian malah bersikap seolah tak pernah menginginkannya? _______________________________ "Kamu harus terbiasa sendiri, karena kenyataannya, di dunia ini tak ada yang peduli, kecuali diri kamu sendiri." ____A. Wildan Hilmi___

More details
WpActionLinkContent Guidelines